Siapa?

Bicara soal diri sendiri, aku memang tak ahli mendeskripsi. Paling sekedar kutuliskan Salatiga agar pembaca tahu asal usulku, kota yang bersaksi bisu dari aku masih bau kencur hingga mengenal seorang pelacur. Lagipula membaca beberapa patah kata saja tak akan tiba benar rasa saling mengenal. Bilamana aku tulis di sini, hal yang baik mengenai diriku hanya akan terbaca congkak dan kebalikannya barangkali justru tak semestinya. Maka jika kita tak saling mengenal dalam bentuk nyata, kenali saja diriku melalui setiap aksara. Di situ akan kentara, meski tak sempurna