Tanpa Toleransi, Salatiga Punya Apa?

Tanpa toleransi Salatiga punya apa? punya Sambel Tumpang bung!

Perserikatan rempah-rempah yang bersekutu merasuk kaldu mulai dari tempe busuk, cabai busuk, segala bumbu dan tetek bengeknya yang tak kalah busuk mengental menjadi kuah pekat, siap dikecap selagi hangat.

Sarat nilai sejarah dengan harga murah mendesah, Sambel Tumpang berjuang eksis di antara masakan ala imperialis dan borjuis yang keminggris, gagah menolak punah meski di tengah animo kafe yang berlimpah ruah.

Kaki siapapun yang menginjak kota ini, telah menyia-nyiakan hidupnya jika tak sempat mencicip barang sedikit. Biar dikata resep proletar, satu pincuk saja, gengsimu perihal masakan lokal bakal tertampar.

Salatiga, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *